Home / Tips / Panduan Singkat untuk Menjadi Ultras dan Hooligan Sejati

Panduan Singkat untuk Menjadi Ultras dan Hooligan Sejati

Menyandang gelar sebagai olahraga nomor satu di dunia, sepakbola memang kerap menghadirkan tontonan menarik yang bisa membius warga di seluruh dunia. Drama yang disajikan tak kalah dengan film-film Holywood Amerika. Kepopuleran olahraga yang bernaung di bawah FIFA ini tak terlepas dari beberapa unsur pendukung dari olahraga itu sendiri. Mulai dari pemain, pelatih, klub, dan tak ketinggalan fans atau suporter.

Berbicara mengenai suporter, ada ungkapan yang mampu mendefinisikan peran suporter dalam sepakbola, “without fans, football is nothing”. Ya! Tanpa kehadiran suporter di pinggir lapangan, sebuah pertandingan akan terasa hampa. Membayangkan pertandingan sepakbola tanpa suporter layaknya melihat The Beatles tanpa John Lennon atau membayangkan JKT48 tanpa kehadiran Melody dan Nabilah.

Google Images

Kedudukan suporter memang cukup tinggi dan penting dalam sebuah pertandingan sepakbola. Mereka memberikan warna tersendiri dalam tiap pertandingan. Maka tak heran jika beberapa klub di Eropa memberikan pelayanan khusus bagi para suporter yang datang langsung ke stadion.

Banyak hal menarik yang bisa digali dari suporter sepakbola. Beragam tipe suporter mulai bermunculan seiring dengan popularitas olahraga ini. Dari suporter dengan berbagai macam atribut warna-warni, suporter layar kaca, hingga suporter garis keras yang menjadi musuh bebuyutan polisi.

Suporter garis keras di satu sisi sangat dibenci karena kerap merugikan tim yang didukungnya, di sisi lain keberadaan mereka sangat dikagumi karena loyalitas tanpa batas dalam mendukung timnya. Berbagai Negara di seluruh penjuru dunia memiliki jenis suporter garis keras mereka sendiri. Tapi, tipe suporter garis keras yang cukup populer di dunia sepakbola bisa dibilang ada tiga, Ultras, Barras Brava, dan Hooligan.

Di Indonesia, konsep Ultras atau Hooligan sudah banyak diterapkan oleh para suporter klub lokal. Maka jangan heran ketika menyaksikan pertandingan sepakbola antar klub lokal di Indonesia, banyak orang yang memakai jaket parka di bawah terik matahari, memakai penutup kepala seperti perampok Bank, atau banyaknya Flare atau Suar yang dinyalakan tiap pertandingan berlangsung.

Tertarik menjadi Ultras atau Hooligan? Berikut ini panduan singkat untuk menjadi seorang Ultras dan Hooligan sejati yang bisa diterapkan untuk meramaikan khazanah persepakbolaan di Indonesia.

Cara Cepat Menjadi Ultras

Ultras menjadi konsep yang paling sering dijumpai dan diadopsi oleh suporter di Indonesia. Kultur dan sarana yang mendukung membuat banyak klub di Indonesia punya basis kelompok Ultras sendiri. Lalu, bagaimana menjadi Ultras sejati? Pasal pertama untuk menjadi seorang Ultras sejati adalah menanamkan semboyan A.C.A.B. dalam kepala Anda.

Apa itu A.C.A.B.? Google dan Wikipedia akan membantu Anda menemukan jawabannya. Meskipun bukan asli buatan para Ultras, semboyan A.C.A.B. ini sendiri makin identik dengan Ultras. Maka jangan heran jika gerombolan Ultras suka memakai atribut dengan tambahan 4 huruf tersebut.

Bagaimana dengan busana? Dalam segi busana dan penampilan, ada beberapa desain busana yang bisa dipilih untuk menunjang penampilan atau mengidentikkan diri saat berada di stadion. Ultras sendiri jarang memakai atribut dengan warna mencolok atau memakai jersey kesebelasan yang didukung. Sudah jadi rahasia umum jika Ultras terbiasa menggunakan sesuatu yang berwarna hitam.

http://hooligans.cz/storage/201206122007_14REUTERS.jpg
Source: Google Images

Pertama, kita bisa menggunakan segala macam jenis pakaian dan aksesoris yang berwarna hitam. Ultras memang identik dengan warna hitam. Oleh karena itu, jika menginginkan penampilan yang simple, pilihlah kaos atau aksesoris berwarna hitam. Jangan lupa tutupi wajah dengan scarf agar tidak dikenali oleh warga sekitar.

Kedua, kita bisa memakai jaket atau hoodie. Jaket memang menjadi trademark lain dari Ultras. Salah satu jenis yang biasa digunakan adalah jaket Parka super tebal. Jaket Parka ini akan membuat penampilan Anda terlihat sangar dan misterius. Sekali melihat, orang-orang akan beranggapan Anda adalah suporter garis keras nomor wahid.

Tapi kan Indonesia Negara tropis, apa nggak gerah atau kepanasan? Bagaimana Anda bisa menjadi Ultras sejati jika hal sepele seperti terik matahari dan iklim Negara tropis menyiutkan nyali. Jangan gentar hanya karena hawa panas. Anda pasti tidak mau kan disamakan dengan suporter badut yang datang ke stadion dengan penampilan mencolok dengan wajah yang dicat serta atribut warna warni. Atau bahkan disamakan dengan suporter layar kaca yang hanya duduk-duduk di sofa sambil makan gorengan dan soda.

Bagaimana dengan aksi di dalam stadion? Kelompok Ultas sangat identik dengan koreo yang sangat kreatif. Ultras terbiasa membuat aksi dan koreografi yang menarik, contohnya seperti membuat koreo gambar dari ribuan kertas yang disusun sedemikian rupa. Hal yang sekarang sudah umum dijumpai di pertandingan-pertandingan besar di Eropa.

Ultras sejati adalah mereka yang tetap berdiri dan terus bernyanyi saat tim kesayangan sedang berlaga di lapangan, entah timnya menang atau kalah. Teruslah bernyanyi untuk memberikan dukungan kepada pemain yang berjibaku di lapangan. Untuk tambahan, kita bisa mengibarkan Giant Flag dan menyalakan Flare atau Smoke Bomb untuk membakar semangat para pemain.

Jika ingin lebih ekstrem, Anda bisa menjadi Ultras yang memiliki haluan politik. Di Eropa sana, ada beberapa kelompok Ultras yang memiliki haluan politik yang kerap dipertontonkan kala berada di stadion. Ultras St. Pauli misalnya, pendukung klub asal Jerman ini memiliki paham politik kiri. Atau Ultras Lazio yang dikenal dengan haluan politiknya yang lebih condong ke Kanan.

Google Images
Source: Google Images

Bisakah mengaplikasikan haluan politik pada Ultras di Indonesia? Bisa saja, kenapa tidak. Bagaimana caranya? Anda bisa menampilkan simbol-simbol politik haluan Anda saat berada di stadion. Misalnya, Anda atau kelompok Ultras Anda memilih haluan kiri. Tampilkanlah simbol-simbol politik kiri asli Indonesia seperti gambar wajah Tan Malaka atau DN Aidit, bisa juga dengan mengibarkan Giant Flag bergambar palu dan arit. Takut ditangkap polisi? Itu berarti Anda sudah mengingkari pasal pertama untuk menjadi seorang Ultras sejati.

Cara Cepat Menjadi Seorang Hooligan

Hooligan sebenarnya adalah sebutan untuk suporter garis keras yang sering berbuat onar di Britania Raya. Namun seiring perkembangan jaman, konsep Hooligan mulai banyak ditiru oleh suporter lain di dunia. Satu hal yang sangat membedakan Hooligan dengan suporter sepakbola lain adalah penampilan casual dan sangat fashionable. Oleh karena itu, tak jarang Hooligan disebut dengan Casual Supporter. Para Hooligan ini jarang mempertontonkan atribut dari klub yang didukungnya.

Sebenarnya, semua hal yang berkaitan dengan dunia Hooligan mulai dari busana hingga attitude di stadion bisa kita peroleh dengan menonton film “Green Street Hooligan” atau “Footbal Factory”. Film-film tersebut dapat menjelaskan bagaimana menjadi seorang Hooligan sejati. Film “Green Street Hooligan” itu bagaikan kitab suci yang akan memperlihatkan bagaimana kehidupan seorang Hooligan. Kurang enak bagaimana? Belajar jadi suporter garis keras hanya berbekal film yang bisa diunduh gratisan.

Google Images

Hal yang harus menjadi pedoman Anda jika ingin menjadi seorang Hooligan sejati adalah keberanian. Jika sudah memutuskan untuk menjadi seorang Hooligan, Anda akan berhadapan dengan marabahaya, dari head to head dengan polisi atau suporter lawan. Serem sekali ya?

Bagaimana dengan penampilan? Untuk menjadi Hooligan sejati, modal yang perlu Anda keluarkan bisa dibilang cukup tinggi. Mengapa? Karena standar yang telah dibuat oleh Hooligan di Inggris sana terbilang sangat tinggi. Dari mulai pakaian, celana, hingga sepatu yang biasa digunakan merupakan barang-barang branded.

Kita mulai dari atasan atau top. Hooligan biasa menggunakan jaket tebal atau hoodie. Merk dari jaket yang digunakan pun tidak main-main, seperti Adidas, Umbro, atau yang paling jadi favorit adalah Stone Island. Coba perhatikan jaket yang dipakai gerombolan GSE di film “Green Street Hooligan”. Jaket yang dipakai Pete Dunham dkk. adalah jaket brand Stone Islnad, bisa dilihat dari logo dib again lengannya.

Harga dari atasan tersebut cukup menguras kantong, jadi siapkan budget jika ingin membeli jaket branded tersebut. Jika kesulitan dana, Anda bisa mengakalinya dengan membuat jaket custom Stone Island Anda sendiri. Caranya? Buatlah emblem kain logo Stone Island di tukang jahit, setelah itu tempatkan emblem tersebut pada bagian lengan jaket biasa. Voila, jadilah jaket Stone Island.

Google Images

Untuk celana, Hooligan lebih suka menggunakan celana jeans atau denim. Untuk celana bisa menyesuaikan dan dipadukan dengan merk lokal. Selanjutnya adalah sepatu. Sama seperti jaket, sepatu yang biasa digunakan adalah sepatu branded yang harganya mahal. Lebih spesifik, sepatu yang dipilih adalah sneakers atau casual. Kalau sepatu bukan merk Adidas atau Umbro Anda akan bikin malu para sesepuh Hooligan di Inggris sana.

Bagaimana dengan aksi di stadion? Kurang lebih sama dengan Ultras, Hooligan juga mendukung kesebelsannya dengan yel-yel membakar semangat. Ketika memilih menjadi Hooligan, Anda harus kuat fisik dan mental. Di tribun stadion Anda harus berdiri 2×45 menit seperti Ultras dan terus memberikan dukungan kepada tim kesayangan.

Selain itu, pastikan wajah Anda tertutupi dan tak terlihat di CCTV agar polisi atau pihak keamanan tidak mengenali wajah Anda. Ini adalah ilmu tingkat tinggi yang diajarkan Pete Dunham dalam film “Green Street Hooligan”. Di film tersebut, Pete dan gerombolan GSE menutupi wajahnya sebelum masuk ke stadion agar tak bisa ditangkap kamera CCTV. Hal ini penting untuk diperhatikan, untuk berjaga-jaga supaya tidak di-blacklist atau jadi buronan polisi.

Misalnya, Anda akan menonton pertandingan antara Persiwangi Banyuwangi melawan Persipro Probolinggo, sebelum masuk ke stadion, tutupi wajah Anda supaya CCTV stadion tak bisa mengidentifikasi wajah Anda. Memangnya stadion di Indonesia punya CCTV ya? Nggak tau juga ya.

Kehidupan untuk menjadi seorang Hooligan bisa dibilang sangat keras dan penuh dengan kebencian. Oleh karena itu, pastikan jiwa dan raga Anda cukup kuat untuk menjalani hari demi hari dalm menjadi seorang Hooligan sejati.

Itu tadi panduan singkat untuk menjadi Ultras dan Hooligan buat Anda yang ingin menjadi suporter dengan cara yang berbeda. Jika eksistensi ingin diakui, buatlah diri Anda menjadi berbeda. Jangan ragu dan takut untuk menjadi berbeda. Di Indonesia sudah banyak ditemui kelompok Ultras atau Casual Supporters ala Hooligan yang wara-wiri di stadion. Berbagunglah dengan mereka, atau buat kelompok Anda sendiri.

Pastikan Anda cukup kuat, hebat, dan berduit untuk menjadi seorang Ultras dan Hooligan.

Komentar

About Mahfudin Akbar

Penggila sportainment yang suka balapan dengan bus dan truk tronton di jalur Pantura.

Check Also

Olimpiade China 2008

5 Peristiwa Bersejarah yang Paling Banyak Ditonton di Televisi

Televisi merupakan salah satu medium untuk mendapatkan informasi maupun hiburan. Sejak diciptakan pada awal abad …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *