Home / Hiburan / Merayakan Kembalinya Persibo Bojonegoro

Merayakan Kembalinya Persibo Bojonegoro

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Sekitar 15.000 penonton kemarin merayakan kembalinya Persibo. Rasanya rindu para pecinta Persibo Bojonegoro telah dibayar tuntas saat laga persahabatan melawan Persema Malang pada hari Minggu lalu. Namun, inilah titik awal kembalinya lahir Persibo, masih ada banyak tugas besar yang perlu diemban oleh skuad Persibo.

 

Gemuruh teriakan, sorakan hingga umpatan terdengar lantang di stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro pada hari Minggu (23/4/2017), menyambut lahirnya kembali tim sepakbola kebanggaan kota Ledre, Persibo Bojonegoro. Kerinduan mendalam para pencita Persibo Bojonegoro yang ingin melihat tim kebanggaannya berkompetisi lagi akhirnya akan segera terealisasi. Persibo resmi kembali.

Siang itu ribuan orang sudah memadati area stadion Letjen H. Soedirman. Mereka semua ingin melihat pertandingan persahabatan antara Persibo Bojonegoro dan Persema Malang. Meski hanya bertajuk partai persahabatan, laga ini cukup penting karena menandai kembalinya Persibo Bojonegoro di kancah persepakbolaan nasional setelah disanksi oleh PSSI selama beberapa tahun. Kini, Persibo memiliki tim yang siap berlaga di kompetisi resmi PSSI lagi.

Kembalinya Persibo ini disambut dengan semarak oleh para pendukung Persibo mulai dari Boromania dan Curva Nord 1949. Meski pertandingan baru dilaksanakan pada sore hari, sejak siang para pendukung Persibo sudah menyemuti stadion. Tiket yang disediakan panitia sebanyak 13.000 terjual habis jauh sebelum kick off pertandingan dimulai.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentatio

Sekitar jam 14.00 WIB pintu masuk menuju stadion pun dibuka. Ribuan orang sudah mulai mengantre untuk masuk ke dalam stadion. Antrian panjang terlihat di semua pintu masuk di area stadion Letjen H. Soedirman. Berbeda dengan dulu, tiket yang digunakan di pertandingan ini menggunakan sistem barcode yang cukup canggih.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentaion

 

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

30 menit sebelum kick off pertandingan, semua sudut tribun stadion sudah terpenuhi. Di sisi utara ada simpatisan Curva Nord 1949 dengan warna hitamnya. Di sisi timur ada suporter yang sudah lama mengawal perjalanan Persibo, Boromania. Sementara di sisi selatan ada beberapa pentolan suporter yang wajahnya sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Sebelum kick off dimulai, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro dan Bupati Bojonegoro Suyoto memberikan sambutan. Kedua sosok penting di bumi Angling Dharma tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua penonton yang hadir di stadion. Mereka pun juga berharap agar keamanan tetap terjaga agar pertandingan ini tidak menjadi pertandingan terakhir Persibo di Bojonegoro.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Kick off pun dimulai. Persibo Bojonegoro dipimpin oleh pelatih baru yang merupakan mantan pemain timnas Indonesia, I Putu Gede. Sementara Persema Malang dilatih oleh eks pelatih Mitra Kukar dan Persela Lamongan asal Swedia, Stefan Hansson. Kedua tim menurunkan mayoritas para pemain mudanya di pertandingan ini. Perlu diketahui, di Liga 3 yang akan diikuti oleh Persibo dan juga Persema, ada regulasi yang mengharuskan para tim memasang pemain yang berusia 23 tahun ke bawah. Dan juga, hanya diperbolehkan 5 pemain saja yang berusia di atas 23 tahun, maksimal usia 30 tahun.

Sejak pertandingan dimulai, anak asuhan I Putu Gede berhasil mendominasi pertandingan. Hal ini cukup mengejutkan karena dibandingkan dengan Persema yang sudah berlatih dalam tiga bulan terakhir, skuad Persibo ini baru berkumpul kurang dari dua minggu. Meski hanya berkumpul sebentar, permainan anak-anak muda Laskar Angling Dharma ini sangat impresif di atas lapangan.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documantation

Di babak pertama, permainan praktis menjadi milik Persibo Bojonegoro. Pemain-pemain depan Persibo seperti Totok, Basri dan Aldo silih berganti merepotkan lini belakang Persema. Namun, penampilan apik penjaga gawang Persema, Awaluddin serta penyelesaian akhir yang lemah dari pemain Persibo membuat  skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga paruh pertama usai.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

 

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Di paruh kedua pertandingan Laskar Angling Dharma masih tetap mendominasi permainan. Sama seperti babak pertama, akselerasi dari para pemain depan Persibo sangat merepotkan lini belakang Laskar Ken Arok. Bahkan ada banyak sekali peluang emas di mulut gawang Persema yang gagal dikonversi menjadi gol oleh para pemain Persibo. Para penonton yang hadir langsung di stadion pun dibuat gemas oleh hal tersebut.

Tensi pertandingan pun mulai meninggi. Beberapa kali pemain dari kedua kesebelasan melakukan pelanggaran keras. Puncaknya terjadi di sekitar menit 70-an ketika salah seorang pemain Persema tergeletak di lapangan namun pemain Persibo masih terus menyerang. Sontak saja hal tersebut membuat para official Persema Malang marah. Bahkan CEO Persibo, Abdullah Umar harus turun tangan untuk menenangkan official Persema yang naik pitam di pinggir lapangan.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

 

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Pertandingan yang menguras emosi ini pun semakin seru ketika Persema mendapatkan hadiah penalti setelah penjaga gawang Persibo, Tonsi melakukan pelanggaran di kotak penalti. Namun Persema gagal memanfaatkan kans emas tersebut karena tendangan penalti dari pemain Persema mampu diamankan oleh penjaga gawang Persibo, Tonsi.

Mendapatkan momentum yang baik usai tendangan penalti yang gagal tersebut, Persibo terus menggempur pertahanan Persema. Peluang emas yang ada pun tetap tak bisa dikonversi menjadi gol oleh para pemain Persibo. Hingga pada akhirnya, lima menit jelang laga usai Persibo mendapatkan hadiah penalti, setelah salah seorang pemain Persibo, AF Tri dilanggar di kotak penalti. Aldo yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses membobol gawang Persema dan membawa Persibo unggul 1-0.

Gol dari Novaldo Troy Wijaya Putra atau kerap dipanggil Aldo tersebut membuat seisi stadion Letjen H. Soedirman menjadi bergemuruh. Hal yang sangat jarang terjadi ketika Persibo bermain. Di sisa waktu yang ada, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Persibo Bojonegoro menutup pertandingan sore itu. Boromania, Curva Nord dan seluruh pencinta Persibo Bojonegoro berpesta sore itu. Kemenangan manis ini menandai kembalinya sang pembunuh raksasa.

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

 

Persibo Bangkit
Source: Persibo Documentation

Kembalinya Persibo ini harus sangat disyukuri tak hanya para pencinta Persibo tapi juga warga Bojonegoro. Bagaimanapun juga Persibo adalah milik warga Bojonegoro. Banyak hal yang harus dibenahi tak hanya bagi tim Persibo tapi juga para suporternya. Pasang surut prestasi sudah mewarnai sejarah panjang Persibo. Kini saatnya untuk menata kembali Persibo. Perjalanan panjang menuju piramida tertinggi sepakbola Indonesia akan kembali dimulai.

Selamat datang kembali Persibo Bojonegoro.

Komentar

About Mahfudin Akbar

Penggila sportainment yang suka balapan dengan bus dan truk tronton di jalur Pantura.

Check Also

ketahanan pangan

Bojonegoro sebagai Ikon Ketahanan Pangan Nusantara

Bojonegoro adalah wujud ketahanan pangan nasional. Kalimat yang terlihat bombastis dan mencengangkan tersebut benar adanya. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *