Home / Artikel / Daftar Pemuda yang Pantas Jadi Anggota Legislatif Bojonegoro 2019-2024

Daftar Pemuda yang Pantas Jadi Anggota Legislatif Bojonegoro 2019-2024

Wakil Rakyat
Source: Google Images

Daftar Pemuda yang Pantas Jadi Anggota Legislatif Bojonegoro 2019-2024 merupakan sebuah persembahan demi melawan kebosanan para elit politik yang lo lagi-lo lagi. Jadi perlu adanya penyegaran. Setidaknya bisa jadi pertimbangan para pertai politik.

Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia. Kalimat menggelegar dari Bapak Pendiri Bangsa tersebut tentu bukan tanpa alasan.

Ucapan Soekarno itu menunjukkan betapa besarnya kiprah pemuda dalam menentukan nasib bangsa dan negara kabupaten. Bukan karena yang tua-tua mudah mengantuk dan tidak fokus, bukan. Tapi karena yang muda jauh lebih betah melek dan kuat begadang.

Seiring penting dan besarnya kiprah para pemuda untuk kabupaten kita tercinta, para peneliti dari Yargusec Institute memilih 7 dari ratusan pemuda Bojonegoro yang layak menjadi anggota DPRD Bojonegoro periode 2019-2024 versi Yargusec. Kenapa jumlahnya hanya 7? Karena Tuhan menyukai sesuatu yang ganjil.

Pemuda-pemuda yang masuk dalam daftar adalah pemuda-pemuda pilihan yang dipilih bukan karena popularitas semata. Melainkan juga kiprah dan karya besar mereka di bidang kepentingan publik. Mayoritas dari mereka belum genap berusia 30 tahun, tapi kiprah yang mereka toreh melebihi jumlah usianya.

Selain berkualitas, mereka juga masih mempertahankan iman untuk hidup menjomblo. Sebab, berkualitas saja masih kurang kaffah jika belum jomblo. Dan yang jelas, mereka pembaca buku yang rakus dan penulis yang tak kenal rasa pupus. Jika Anda merasa politisi dan paham mesin politik, maka sesaat setelah membaca tulisan ini, satu hal yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu dan mendekati mereka. Sebab, tak kenal maka ta’aruf.

Berikut, 7 Pemuda yang layak menjadi anggota DPRD Bojonegoro periode 2019-2024 versi Yargusec Institute.

RADINAL RAMADHANA

Radinal Ramadhana
RADINAL: Tanpa musik, keharmonisan bisa terusik.

Meski sekilas penampilannya mirip artis Korea, Radinal sosok pemuda yang sangat Nasionalis. Kemampuannya membina keluarga komunitas dan menghidupkan gairah kreativitas sudah tak diragukan lagi. Di kancah perkomunitasan, namanya selalu disebut-sebut sebagai bapak Komunitas Bojonegoro karena dia selalu ada di komunitas apa saja.

Mempunyai wajah tampan saja tidak cukup, mantan-calon-alumni Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang itu memiliki kemampuan berbisnis, berkomunitas dan bermusik di atas rata-rata pemuda seusianya. Dengan jargon “boleh ganteng asal tetap berkreasi”, Radinal sangat layak masuk di Komisi B yang membidangi kebudayaan dan kesejahteraan sosial.

ABDUL KOLIQ

Abdul Koliq
KOLIQ: Selalu tabah menunggu momen indah dengan terus bergerilya.

Jika kamu tidak tahu atau tidak kenal pemuda satu ini, maka ke-sohihan-mu sebagai masyarakat Bojonegoro patut dipertanyakan. Selain itu, menunjukkan jika kamu kurang ber-medsos dan jarang mempunyai paketan internet. Sebab, pria penyabar ini selalu bisa ditemui di dunia maya melalui berbagai browser. Kiprahnya di dunia medsos Bojonegoro sudah tidak diragukan lagi. Dia adalah bapak medsos Bojonegoro.

Selain penyabar, pria brewokan ini juga tergolong setia dan tabah. Bukan tanpa bukti, klub sepakbola Italia pujaannya yang selalu lupa cara untuk menang itu selalu didukungnya dengan berbagai cara. Melewati hari-hari dengan kesendirian saja dia kuat, apalagi memimpin parlemen yang selalu riuh akan perdebatan. Koliq sangat layak duduk di Komisi D yang membidangi energi dan pertambangan. Energi ketabahannya menghadapi kesendirian menjadi bukti tak terelakkan.

ARIZKA NURRACHMA

Arizka Nurrachma
ARIZKA: Gesit, loyal, dan cermat. Kalau disingkat menjadi gadis Gelocer.

Apabila kamu belum mengenalnya, berarti mainmu kurang jauh. Sebagai bunda medsos Bojonegoro, Arizka memiliki kemampuan konsolidasi dan komunikasi ke berbagai macam jenis manusia dan golongan. Kemampuan itu disempurnakan dengan kecermatan mengelola usaha. Sejumlah EO mencatat kesuksesan berkat kiprah dia di dalamnya.

Kecermatan mengelola usaha saja tidak cukup. Dia rajin menulis WA Story dan membaca berbagai macam bacaan. Komposisi di bungkus chiki saja dia baca dengan seksama, apalagi membaca perasaanmu kebutuhan masyarakat? Arizka sangat pantas duduk di Komisi B yang menangani perdagangan dan dunia usaha.

NASRULI CHUSNA

Nasruli Chusna
NASRULI: Merakyat dan siap mencuci masalah di masa lalu.

Apabila kamu belum mengenal nama pemuda ini, tampaknya kamu harus sering-sering mengikuti agenda keagamaan. Selain menjadikanmu lebih dekat dengan Tuhan, kamu juga bakal mengenal sosok pemuda pilihan ini. Sebab, sosok ramah yang selalu berpenampilan sederhana ini kerap hadir sebagai tokoh pemuda keagamaan.

Pemuda yang bisa berpidato dengan 4 bahasa sekaligus (Jawa, Indonesia, Arab dan perasaan) ini, juga menjadi tokoh pemuda lintas keagamaan yang mampu merawat perbedaan di Bojonegoro. Merawat perbedaan saja mampu, apalagi merawat perasaan cintamu, iya, kamuuu. Sosok bergelar Jomblo Rahmatan Lil’alamin ini pantas duduk di Komisi C dan A yang masing-masing membidangi keagamaan dan kependudukan.

CHUSNUL CHOTIMMAH

Chusnul Chotimmah
CHUS: Kesunyian adalah teman setia.

Jika kamu belum tahu siapa Chusnul Chotimmah, maka itu wajar. Sebab, dia lebih suka bekerja secara sunyi daripada merawat popularitas dan dikit-dikit update Instastory. Perempuan yang akrab disapa Chus itu salah satu perempuan yang meyakini bahwa sedikit-banyaknya jumlah followers IG tidak menentukan seberapa besar kebahagiaan yang didapat manusia. Terbukti, pejuang gender itu lebih suka membaca perasaan daripada mantengin linimasa Instagram.

Meski lebih tertarik di dunia jurnalistik dan literasi, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga Surabaya dan pernah menjabat sebagai sekretaris Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mercusuar tersebut, memiliki pemahaman politik yang sangat kaffah. Kecerdasan dan keluasan wawasan yang dibingkai dengan idealisme tinggi, menjadikannya pemimpin zaman now yang sangat disegani. Chus layak duduk di Komisi C yang membidangi peran perempuan dan ilmu pengetahuan.

MAHFUDIN AKBAR

Mahfudin Akbar
MAHFUDIN: Persibo selalu di hatinya, begitu pun buibu di atas yang selalu nyaman dengan sosoknya.

Bagi kamu-kamu yang mengaku fans Persibo, loyalitasmu patut dipertanyakan jika belum mengenal nama Mahfudin Akbar. Pemuda pendiam yang akrab disapa Anin itu memang menjadi sosok penting di balik popularitas Persibo di dunia maya. Meski begitu, dia lebih banyak bekerja di belakang layar dan enggan menampakkan diri.

Kedisiplinannya yang mirip Mohammad Hatta, wawasan dan bacaannya —terutama bidang olahraga— yang melebihi luas stadion SLS, dan kemampuannya mengelola media sosial berbagai lembaga secara bersamaan, menjadikannya layak duduk di Komisi A dan C yang masing-masing membidangi masalah penerangan/pers dan olahraga.

AW. SAIFUL HUDA

AW Saiful Huda
AW:  Seorang revolusioner tak pernah lupa sarapan.

Nama AW. SAIFUL (Munjani) HUDA menjadi nama yang wajib dimasukkan ke daftar pemuda pilihan. Sebab, pemuda yang identik dengan revolusi data itu sudah amat matang memimpin rumah tangga parlemen. Baik secara mental maupun spiritual. Selain sosoknya sudah sangat familier bagi masyarakat akar rumput, AW sudah sangat dikenal para pemuka gedung Pemkab. Titah dan sabdanya bagai air di musim kemarau: sangat dibutuhkan petani.

Tidak hanya memiliki popularitas di atas rata-rata, pemuda yang sekilas mirip pemeran film The Raid –Yayan Ruhian–itu pebelajar yang selalu haus akan ilmu pengetahuan. Di manapun dia berada, selalu membawa iklim diskusi. Tak peduli di grup WA maupun di warung kopi, AW selalu mampu menghadirkan ruang presentasi.

AW mampu menjelaskan dengan rinci berbagai macam data hanya dengan sedikit senyuman. Jangankan berapa besar jumlah penduduk di Bojonegoro, seberapa besar perasaan cintamu padanya pun, dengan mudah mampu dia urai melalui slide presentasi yang memukau. Dengan kemampuan se-revolusioner itu, AW layak menduduki kursi komisi A,B,C, maupun D. Bahkan E dan F pun layak apabila ada.

Komentar

About Wahyu Rizkiawan

Pembaca buku garis lemas dan mengelola web utopis bernama ranahperumda.net

Check Also

Gender Equality

Harus Ada Perempuan di Parlemen

Kemarin, seorang teman meminta pendapat saya mengenai calon-calon anggota legislatif yang memiliki hubungan keluarga, baik …

One comment

  1. Sebagai emaknya arizka…aku tergaruuhh….😂😂…dan sebagai teman ngupi “kadang²” nya kholik….aku merasa sedikit bangga mengenalnya…..wkwkkk….😹😹

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *