Home / Tips / 7 Profesi Keren di Era Digital

7 Profesi Keren di Era Digital

profesi keren di era digital
Source: Google Images

GENERASI milenial punya preferensi masing-masing ketika ditanya kelak ingin berprofesi apa. Ada banyak profesi keren di era digital karena paparan informasi masa kini begitu deras dan cepat. Mungkin saja mereka mudah bosan. Cita-cita pun kerap berubah dari waktu ke waktu. Karena ketika bicara passion bisa termentahkan dengan banyaknya hal-hal baru yang rasanya berat untuk tidak dicoba.

Kemudian urusan gaji pun, mungkin para generasi milenial lebih suka tantangan. Sehingga memilih untuk membuka unit-unit usaha baru di era digital. Ketika memilih profesi keren di era digital juga kerap dilandasi dengan aktulisasi diri. Karena profesi di budaya Indonesia seperti baju yang kita pakai sehari-hari. Jadi, ada pencapaian tersendiri ketika sudah bisa memiliki profesi yang jelas apalagi mapan.

Berikut ini saya rekomendasikan profesi keren di era digital yang bisa kamu pelajari lalu kalian terapkan di masa mendatang. Karena perkembangan teknologi terus berkembang, jangan sampai ketinggalan ya.

1. Data Scientist

Untuk menjadi seorang data scientist, dibutuhkan banyak skill. Pertama, kemampuan mengumpulkan dan mem-filter data. Lalu dibutuhkan kemampuan statistik dan sense of math untuk pemodelan. Selanjutnya, seorang data scientist harus punya kemampuan programming, scripting dan domain-specific expertise. Selain itu dibutuhkan juga kemampuan communication data insight. Kemampuan ini untuk mengomunikasikan data-data yang ditemukan agar pihak lain dapat mengerti.

Sosok data scientist harus punya curiousity. Supaya saat masuk atau dapat mengakses data agar bisa mengetahui apa yang harus dilakukan. Seorang data scientist juga harus sering melakukan pengujian. Tujuannya untuk mendapat hasil yang lebih baik. Pengujian itu berguna bagi kita mengetahui efek dari A atau B. Selain itu dapat mengonfirmasi mana ide yang lebih baik serta mengetahui seberapa signifikan perubahan yang terjadi.

2. Social Media Analyst

Profesi ini hadir karena munculnya kemungkinan baru dalam menggunakan media sosial untuk membantu meningkatkan proses bisnis. Sehingga, diperlukan keterampilan meningkatkan lalu lintas web dan jumlah pengikut. Kemudia mampu menganalisis data tiap madia sosial. Sehingga akhirnya, menggunakan hasil analisis untuk menginformasikan keputusan bisnis kepada klien.

Karena beberapa pengusaha mengesampingkan profesi ini. Social media analyst tak bisa diremehkan begitu saja. Keberadaan profesi ini bisa berfungsi untuk berbagai hal. Tak hanya bisnis saja, juga bisa untuk meningkatkan elektabilitas para politisi.

3. Vlogger/Blogger

Tak perlu banyak cerita lagi ketika mendengar kata vlogger maupun blogger. Karena sudah banyak sekali contoh suksesnya. Sehingga jangan banyak menunggu, kalau punya minat dunia tulis menulis atas videografi, segera dieksekusi. Karena saat ini sudah banyak cabangnya, seperti travel blogger, food blogger, beauty blogger, dan masih banyak lagi.

Jadi, urusan hobi harus bisa kalian kembangkan semaksimal mungkin. Karena modal kreativitas saja. Tapi salah satu hal penting yang perlu kalian cermati ketika ingin terjun profesi ini ialah menikmati prosesnya. Karena menjadi kreatif juga butuh proses. Jangan melulu rebut menguber hasil dari vlogger maupun blogger.

4. Buzzer/Influencer/Endorser

Ketika ingin menjadi buzzer, influencer, atau endorser dibutuhkan keahlian membuat konten yang unik dan kreatif. Karena mencari engagement itu butuh kerja keras. Tak hanya modal tampang saja, tapi bisa juga konten yang segar. Ada juga celah bagi kamu yang memiliki ilmu yang bisa dibagikan ke khalayak dunia maya. Sehingga, akhirnya banyak yang mengikuti akun-akun media sosialmu, karena menunggu cerita dan ilmu yang akan dibagikan.

Peran profesi ini juga sangat penting ketika beropini. Kerap kali para pengikutnya dengan mudah mengikuti jalan pikirannya. Tak heran, biasanya para buzzer punya penggemar fanatis yang siap menjaganya di barisan depan.

5. SEO Specialist

Pakar SEO (search engine optimization) memiliki keahlian khusus dalam hubungannya dengan internet marketing. Tugasnya adalah mengoptimasi web agar dapat menaikkan ranking-nya sehingga muncul di halaman pertama Google saat seseorang mengetikkan sebuah keyword yang relevan dengan konten web tersebut.

Situs akan mudah ditemukan oleh calon konsumen produk-produk, jasa-jasa, informasi perusahaan, organisasi, atau apapun yang akan ditawarkan kepada para audiens atau pengguna internet yang membutuhkannya. Jadi, mulailah pelajari SEO kalau kamu tertarik dengan profesi ini.

6. Animator

Animator dapat bekerja dalam berbagai bidang seperti film, televisi, video game, dan Internet. Biasanya, sebuah karya animasi membutuhkan beberapa animator. Cara kerja dalam menciptakan gambar tersebut, sangat bergantung dari gaya dan keahlian mereka.

Animator juga menggunakan gambar berurutan dari gambar, boneka dan model untuk memproduksi film untuk iklan, game komputer, video musik dan website. Beberapa animator akan bekerja pada perusahaan terkait namun juga bisa bekerja secara perseorangan atau sendiri.

7. Trader/Broker

Banyak orang berpikir bahwa trading valuta asing hanya soal uang. Tentu, pasti ada kaitannya. Tapi menurut saya, trading lebih dari sekadar uang. Trading adalah sebuah perjalanan menuju penemuan diri sendiri. Trading bisa mengeluarkan hal negatif dari seseorang, seperti keserakahan, iri hati, kemarahan, atau ketakutan.

Mengendalikan semua hal negatif ini bisa membantumu menjadi trader yang lebih baik dan orang yang lebih baik. Sejalan dengan menjadi trader yang sukses, Anda juga akan menjadi lebih rendah hati, disiplin, tenang dan bersyukur.

 

Komentar

About Bhagas Dani

Ojo dumeh. Pseudo-analis sok asyik.

Check Also

tren memuakkan

Deretan Tren Memuakkan Para Generasi Milenial

TREN demi tren memuakkan telah dilewati para generasi milenial. Mengapa memuakkan? Karena overrated. Saya tak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *