Home / Hiburan / Konsistensi Permainan Kevin Marcus alias The Minions Diutamakan

Konsistensi Permainan Kevin Marcus alias The Minions Diutamakan

Kevin Marcus
Source: Google Images

Hal yang wajib dilakukan oleh Minions adalah menjaga konsistensi. Olimpiade Tokyo masih satu setengah tahun lagi. Waktu yang terbilang masih sangat panjang. Kevin Marcus harus terus menjaga konsistensi mereka sepanjang tahun 2019 hingga 2020. Jangan sampai peforma mereka menurun.

Siapa atlet Indonesia paling populer saat ini? Nama Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon mungkin layak diajukan. Keduanya merupakan pasangan ganda putra bulutangkis terbaik dunia.

Semua gelar bergengsi turnamen bulutangkis BWF (Badminton World Federation) sudah dikoleksi oleh pasangan yang mendapat julukan The Minions ini. Mulai dari All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga aneka gelar di turnamen BWF Tour.

Namun ada satu gelar individual yang belum pernah digenggam oleh duo Minions. Apalagi kalau bukan medali emas Olimpiade.

Medali emas Olimpiade adalah puncak prestasi tertinggi atlet bulutangkis dunia. Raihan medali emas Olimpiade sangat karena ajang multievent itu dihelat setiap empat tahun sekali.

Untuk ajang Olimpiade, Indonesia punya tradisi emas. Dimulai dari Olimpiade Barcelona lewat tunggal putri, Susi Susanti. Sempat terhenti di 2012, tradisi emas kembali berlanjut di Rio 2016 lewat ganda campuran, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Di ganda putra sendiri, Indonesia pernah mendapatkan 3 emas Olimpiade. Pertama dari Ricky Subagja dan Rexy Mainaky di tahun 1996. Diteruskan oleh Toni Gunawan dan Candra Wijaya pada tahun 2000. Terakhir ada pasangan Markis Kido dan Hendra Setiawan pada Olimpiade Bejing 2008. Setelah itu, belum ada lagi pasangan ganda putra yang mampu menyumbang emas di Olimpiade.

Kevin Marcus sendiri belum pernah tampil di Olimpiade. Di pagelaran Olimpiade 2016, Rio Di Janiero, mereka tak turun bertanding. Mereka masih menjadi pasangan ganda putra baru yang secara peringkat tidak bisa langsung ke Olimpiade.

Kesempatan untuk mereka berdua ada di tahun 2020 ketika Olimpiade dilangsungkan di Tokyo. Tapi tentu tak mudah untuk bisa meraih emas, atau bahkan tampil di Olimpiade Tokyo.

Hal yang wajib dilakukan oleh Minions adalah menjaga konsistensi. Olimpiade Tokyo masih satu setengah tahun lagi. Waktu yang terbilang masih sangat panjang. Kevin Marcus harus terus menjaga konsistensi mereka sepanjang tahun 2019 hingga 2020. Jangan sampai peforma mereka menurun.

Ada penilaian tersendiri agar seorang atau pasangan bisa tampil di Olimpiade. Untuk bisa tampil di Olimpiade, atlet atau pasangan bulutangkis harus bisa mengumpulkan poin dari kurun waktu 2019 hingga 2020.

Sebagai ganda putra terbaik dunia saat ini, Kevin Marcus akan menjadi incaran dari para kompetitor. Duo menara kembar, Li Junhui dan Liu Yucheng akan jadi penantang utama Minions.

Li Junhui dan Liu Yuchen merupakan ganda putra peringkat kedua dunia. Mereka sering berjumpa dengan Kevin Marcus di babak final turnamen bulutangkis BWF. Namun untuk rekor pertemuan, Minions unggul jauh dari pasangan Tiongkok itu.

Tapi bukan berarti Kevin Marcus bisa berleha-leha. Mereka harus sangat waspada dengan Li Junhui dan Liu Yuchen. Dengan usia yang masih sangat muda, mereka bisa memberikan kejutan besar di 2019 dan 2020.

Tak hanya duo menara kembar, tantangan juga akan datang dari musuh bebuyutan asal Jepang, Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda. Jika lolos ke Tokyo 2020, Kamura Sonoda punya keuntungan karena bermain di hadapan publik sendiri.

Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon akan menghadapi tantangan besar menuju Tokyo 2020. Seperti yang sudah disebutkan di awal, tak mudah untuk meraih emas di ajang empat tahunan itu. Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 akan menyempurnakan karir gemilang dari The Minions. Untuk itu, mereka harus konsisten dan terus menjaga peforma impresif hingga 2020.

Komentar

About Mahfudin Akbar

Penggila sportainment yang suka balapan dengan bus dan truk tronton di jalur Pantura.

Check Also

Nichaon Jindapol

5 Pebulutangkis Cantik Dunia

Bulutangkis terus berevolusi untuk bisa bersaing dengan olahraga raket lainnya seperti tenis. Dalam perkembangannya, bulutangkis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *