Home / Tips / Jangan Pernah Ikuti Passion-mu, Menyesatkan!

Jangan Pernah Ikuti Passion-mu, Menyesatkan!

passion
Source: Google Images

Selama lima tahun terakhir, passion adalah kata yang sangat komersial, kata “passion” sangat sering bermunculan di buku-buku motivasi dan mulut para motivator. Sejujurnya, saya tidak menyuruh kalian  untuk mengikuti passion kalian, tetapi saya hanya ingin mengajak kalian untuk menemukannya. Karena sejatinya passion itu dicari, tidak diikuti. Sebab, kerap kali passion menyesatkan perjalanan hidup kalian, karena hasilnya tidak sesuai realita dan kalian takut dengan hal baru.

Entah kalian mau setuju atau tidak dengan tulisan ini. Saya tidak ingin menggurui siapapun, saya kini berusia 26 tahun dan sampai sekarang masih mencari passion saya itu apa?. Passion dalam Bahasa Indonesia diartikan Renjana. Dalam KBBI, Renjana adalah rasa hati yang kuat (rindu, cinta kasih, berahi, dsb). Tips yang akan saya jabarkan hanya merupakan perspektif yang saya miliki.

1. Introspeksi Diri

Pikirkan apa yang kalian cintai. Berkacalah pada dirimu sendiri, temukan apa yang menjadi kecintaanmu. Apa yang kalian inginkan? Apa tujuan hidup kalian? Apa yang sering kalian lakukan setiap hari? dan banyak lagi pertanyaan yang bisa membuat otakmu memikirkan hal tersebut. Lalu, jika pertanyaan seperti itu masih kurang buat kalian, pertajam lagi pertanyaan itu.

Biarkan pikiranmu liar saat memberikan jawaban. Contoh pertanyannya: Apakah ada sesuatu yang saya takuti saat mencoba hal baru karena hal itu dapat mengeluarkan saya dari zona nyaman?. Apakah ada sesuatu yang sudah lama saya ingin lakukan tetapi belum dilakukan karena kekhawatiran keuangan?. Apakah ada sesuatu yang selalu ingin saya lakukan tetapi belum mencobanya karena saya sudah takut akan gagal atau tidak bakat dalam hal itu?.

Jejali pikiranmu dengan pertanyaan-pertanyaan itu, anggap pertanyaan itu adalah teguran dan sindiran buat kalian, lalu kalian harus optimis dan sanggup menjawab pertanyaan itu dengan penuh percaya diri.

2. Buatlah Tantangan untuk Diri Sendiri

Buatlah permainan yang sederhana. Bagaimana caranya? Kalian tulis saja hal-hal baru yang ingin kalian coba, minimal lima hal, bisa kalian tulis di mana saja sesukalian. Lalu, buatlah rencana untuk benar-benar melakukan hal-hal tersebut secepatnya, bahkan mencoba 1 hal baru bisa sampai 1 tahun, jika kegiatan tersebut lebih rumit.

Jangan terlalu tergantung dengan siapapun atau apapun. Jangan fokus pada masalahnya, tapi fokus untuk menemukan solusi. Kalian harus lebih kreatif dan jangan lupa berpikir positif. Hal baru memang harus dipelajari, tetapi tidak juga harus memerlukan dana yang besar untuk mempelajarinya. Sumber belajar ada di mana saja, jadilah manusia yang pro-aktif.

3. Jadikan Minatmu lebih Menguntungkan

Lakukan hobimu setiap saat tanpa beban. Hidup kalian akan bahagia apabila bisa memuaskan hasrat duniawi, contohnya adalah berhobi. Hobi memiliki dampak yang negatif jika terlalu berlebihan, namun akan berdampak baik jika kalian realistis dalam berhobi. Hobimu bisa apa saja, menggambar, nge-game, sepak bola, lari, bersepeda, dan lain-lain. Jika hobimu belum bisa menghasilkan uang, maka carilah celah untuk menemukannya, kita harus percaya kalau kita dapat memecahkan segala masalah.

Hidupkan kembali renjana, cita-cita, dan hobi di masa kecilmu. Mungkin rutinitas sekarang ini sudah membuatmu jenuh. Mem-bocah mungkin bisa dijadikan solusi tapi intinya jangan sampai kebablasan. Ketika kalian menekuni suatu sebaiknya jangan setengah-setengah, lakukan dengan bahagia dan kreatif.

Janganlah menjadi orang lemah, selalu percaya diri (pemberani) dan tidak pantang menyerah, karena tidak ada orang bodoh di dunia ini. Kalian bisa melakukan apapun sesukalian dan jangan takut gagal. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, selalu berpikir positif dan realistis.

Terkadang kalian juga bisa menggunakan pendekatan pragmatis terhadap hobi atau ketertarikanmu pada suatu hal. Contohnya, kalian ingin menjadi atlet Olimpiade, namun umurmu sudah menginjak 25 tahun, sehingga kalian sulit untuk menjadi atlet. Tapi, jika kalian sangat memiliki renjana/passion  di bidang atletik, lihatlah diri kalian sendiri bagaimana mewujudkannya dengan cara atau perspektif yang lain, seperti menjadi trainer, coach, atau mengembangkan diri di gym agar nantinya bisa menjadi instruktur gym.

Kombinasikan talenta dan bakatmu. Jika kalian suka nge-band, membaca, dan menulis, maka kalian bisa saja menjadi jurnalis majalah musik atau membuat buku tentang trik-trik dalam membentuk band yang kompak. Banyak sekali celah untuk kalian lakukan agar hobimu memberikan keuntungan berupa materi buat kalian.

4. Mencoba Hal-hal yang Baru

Hal-hal yang baru bisa saja hobi atau kebiasaan. Semakin banyak soft skill maupun life skill yang kalian bisa, pasti ada banyak kesempatan yang bisa kalian rasakan. Sehingga pencarian passion itu akan mengantarkan kalian pada sebuah realita kehidupan bahwa hal yang ideal juga bisa didapatkan dengan cara yang nekat. Hal baru bisa di bidang artistik, otomotif, pendidikan, teknologi, pertanian, dan sebagainya. Jangan pernah percaya adanya otak kanan dan otak kiri yang hanya membatasi ruang gerak kalian.

 

Komentar

About Bhagas Dani

Ojo dumeh. Pseudo-analis sok asyik.

Check Also

Menghilangkan Rasa Bosan Akibat Terlalu Lama Berpacaran

Masa awal jadian dengan gebetan adalah masa yang sangat menyenangkan dengan status baru dan pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *