Home / Artikel / Atta Halilintar Vs Ria Ricis

Atta Halilintar Vs Ria Ricis

atta halilintar
Source: Google Images

Ketika menilik Atta Halilintar Vs Ria Ricis, sebenarnya hanya sebuah perselisihan antara kedua youtuber yang biasa-biasa saja. Tidak ada hal istimewa dari keduanya. Hanya saja kebetulan punya jutaan subscribers.

SAAT ini semuanya bisa serba instan. Tak perlu berpendidikan tinggi agar bisa kaya dan terkenal. Tergantung usaha dan kerja keras. Contohnya dua youtuber dengan jumlah subscribers terbanyak di Indonesia, Atta Halilintar dan Ria Ricis. Atta sudah tembus 10 juta, sedangkan Ricis masih berusaha mengejar Atta yang masih di angka 9 juta. Sehingga terkesan Atta Halilintar Vs Ria Ricis. Mereka berlomba-lomba memikat hati para pemuda labil.

Tayangan yang dibagikan oleh Atta Halilintar dan Ria Ricis sebagian besar nirfaedah. Paling-paling hanya ungkapan klise kalau perjuangan mereka berdua mati-matian menghibur rakyat Indonesia. Padahal hiburan yang dibagikan tak lebih baik dari tontonan di televisi. Mereka hanya memboyong tayangan sampah televisi masuk ke dalam YouTube. Para pemuda labil dipaksa berpikir keras sekaligus didorong untuk melegitimasi bahwa perjuangan kedua youtuber itu layak diapresiasi.

Memang sih kalian jadi penggemar Atta Halilintar atau Ria Ricis. Tapi hak saya juga untuk tidak peduli dengan pergerakan kalian. Tapi minimal keresahan itu jadi tulisan ini. Kalau dipikir-pikir, benar apa yang dibilang oleh Coki-Muslim dari Majelis Lucu Indonesia (MLI) bahwa musuh terbesar penggemar kedua youtuber itu ialah kedewasaan. Karena sudah barang tentu kalau pikiran semakin dewasa, enggak akan tertarik menonton konten-konten dari Atta Halilintar maupun Ria Ricis.

Baru-baru keduanya juga terbaring sakit karena mati-matian tiap hari bikin konten agar tidak terkejar atau bisa mengejar jumlah subscribers. Sebuah dedikasi yang ultra apik dari keduanya. Meskipun konten yang dibuatnya untuk mendongkrak hanya prank dan social experiment. Keduanya memang wajah kemunduran Indonesia. Meraup massa dengan adegan konyol dan terlihat bodoh. Karena mereka rela dihina-hina netizen yang penting bisa dapat uang banyak dari adsense. Sekali lagi, itu memang hak kalian, saya hanya ingin mengutarakannya.

Jadi tak menutup kemungkinan ke depannya akan banyak bermunculan pemuda-pemuda labil baru seperti Atta Halilintar atau Ria Ricis. Buat apa mengedukasi masyarakat. Kalau pengin jadi orang kaya itu harus nekat, jangan takut diolok-olok karena bertindak bodoh. Percuma pintar kalau miskin. Lebih baik sedikit pintar tak uang melimpah ruah. Toh penghasilannya juga bisa untuk membuka lapangan pekerjaan. Sehingga setidaknya ada imbal balik yang pantas atas tindakan bodoh yang selama ini telah dilakukan. Saatnya kalian berdamai dengan kebodohan, para pemuda labil.

Sisihkan kuota internet kalian untuk memperkaya kedua youtuber tersebut. Meski ia belum sampai nekat memanfaatkan penggemarnya dengan berbuat tindakan kontroversial, tapi peran mereka sangat memengaruhi tumbuh kembang anak muda masa kini. Kalau boleh saran sih, sebaiknya Atta Halilintar dan Ria Ricis itu jogres saja alias menikah. Jadi, kelak akan dijuluki sebagai raja dan ratu youtuber Indonesia. Bisa jadi bisa merajai se-Asia Tenggara. Tentu keputusan itu sangat mampu menggegerkan jagat YouTube.

Jangan kasih ruang bagi youtuber lain untuk menyalip jumlah subscribers kalian berdua. Tetapi harapan hanya sekadar harapan kelak ketika usia kalian sudah dewasa, setidaknya bisa bikin konten berfaedah. Biar sisa hidup kalian lebih bermanfaat bagi para penggemar kalian. Tak perlu juga menggubris tulisan saya yang sok bijak. Sebab, apabila gaji saya yang hanya satu digit tentu tidak sebanding dengan kalian. Sepak terjang kalian tentu lebih banyak ditunggu oleh khalayak.

Salam.

Komentar

About Bhagas Dani

Ojo dumeh. Pseudo-analis sok asyik.

Check Also

trending youtube

Trending YouTube, Wajah Kemunduran Indonesia

SETIAP harinya trending YouTube layaknya sampah. Jargon YouTube lebih dari televisi tak pernah berlaku. Saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *