Home / Romansa / Punya Pacar Hobi Mukul? Tinggalkan Saja

Punya Pacar Hobi Mukul? Tinggalkan Saja

pacar hobi mukul
Source: Google Images

Pacar hobi mukul tidak untuk dipertahankan, sebaiknya tinggalkan saja. Jangan sia-siakan masa mudamu untuk pria tak tahu diri memperlakukan perempuan hanya untuk memberikan egonya.

TIDAK ada yang salah dengan menjalin hubungan atas dasar suka sama suka sehingga jatuh cinta. Setiap orang berhak mencintai siapapun dan juga sekaligus memiliki kesempatan untuk dicintai. Jadi, urusan mencintai dan dicintai seharusnya bisa seimbang. Jangan ada keterpaksaan ketika mencintai seseorang, lalu jangan juga memaksa seseorang untuk bersikap sesuai dengan egonya.

Karena ketika berhubungan seperti taraf pacaran, kalian khususnya para perempuan sudah tahu kok mana hubungan yang sehat atau hubungan yang tidak sehat alias toxic relationship. Jadi, jangan pernah ragu mengambil sikap di ujung tanduk atas segala dampak yang akan terjadi dengan masa depan kalian. Toxic relationship tidak bisa diobati, sebab manusia harus menginstrospeksi dirinya secara utuh, tanpa ada dorongan dari orang lain. Sehingga akan berdampak pada perubahan diri yang datang dari diri sendiri.

Kita semau tahu, bahwa beberapa hari lalu yakni tanggal 8 Februari 2019, sempat ramai ada kasus seorang pemuda yang membanting motor milik pacarnya sendiri karena ditilang polisi. Pria itu bernama Adi Saputra, saat merusak motor Scoopy itu ia sangat beramarah mirip seperti kerasukan setan. Pacarnya yang menangis tidak digubris, terlihat di video yang tersebar, Adi Saputra hampir menimpakan motor ke tubuh kekasihnya. Bahkan setelah ditilang, STNK motor milik pacarnya itu dibakar olehnya. Namun, nasibnya nahas, kini ia dijebloskan sel tahanan Polres Tangerang Selatan atas pelaporan perbuatan tidak menyenangkan.

Tentu, saran yang tepat untuk mbaknya yang jadi pacar Adi Saputra, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk melanjutkan hubungan dengan pria yang emosinya sulit dikontrol seperti itu. Sikap tegas harus diambil untuk mengakhiri toxic relationship. Tidak menutup kemungkinan melihat sifat temperamen yang ditunjukkan oleh Adi Saputra itu bisa juga dilampiaskan kepada pacarnya. Karena itu, ketika pacar mulai hobi mukul, sudah pasti hubungan itu tidak untuk dipertahankan, sebaiknya tinggalkan saja. Jangan sia-siakan masa mudamu untuk pria tak tahu diri memperlakukan perempuan hanya untuk memberikan egonya.

Kekerasan yang bisa diterima ada beragam, mulai dari verbal, fisik, hingga seksual. Jadi, sebagai perempuan harus punya pendirian yang kuat atas segala perlakuan pacar kepada kamu. Ada baiknya kamu lebih mementingkan kebahagiaan dirimu dan masa depanmu. Hati-hati mengartikan rasa sayang dan cinta, jangan sampai salah menafsirkan artinya. Cinta itu harusnya bisa saling membaikkan satu dengan yang lain, bukan malah saling mencederai dan melukai diri kalian masing-masing.

Tanya pada dirimu sendiri, apakah memang kamu benar-benar mencintai dia? Ataukah hanya obsesi untuk mengubah perilakunya saja?. Jika kamu berharap dia bisa berubah dan jadi lebih baik dengan cara kamu tetap bertahan menerima segala sesuatu yang dia berikan (entah berupa kekerasan fisik atau kata-kata), maka kamu akan semakin kecewa nantinya. Ingat, kamu itu bukan Tuhan yang bisa membalik hati orang menjadi lebih baik. Masalah perubahan sikap kekasihmu bukan urusanmu, jadi tolong untuk tidak mengambil “pekerjaan Tuhan”.

Terlebih hubunganmu masih sebatas pacaran. Jadi, belum mengucap janji suci hidup bersama selamanya. Jangan sampai kamu nantinya akan kesulitan jika tetap bertahan dengan seseorang yang tidak mencintai kamu. Sebab dia hanya terobsesi pada rasa sakit serta kecewanya demi memberi makan egonya. Hanya Tuhan yang bisa mengubah hatinya, dan itu semua bukanlah tugas dan kuasamu. Di dalam hubungan, harus berorientasi pada kebahagiaan dan saling melengkapi satu sama lain.

Jangan Takut Bicara dan Cari Bantuan

Pacaran adalah saling menghargai satu sama lain. Meski kamu sudah berstatus kekasih, bukan berarti ia bisa memperlakukan kamu seenaknya baik secara fisik atau mental. Kalau pacar sudah banyak melarang atau cemburu berlebihan, itu bukanlah tanda sayang. Jangan takut untuk bicara dan memutuskan hubungan jika ia sudah masuk terlalu jauh dalam kehidupan sosialmu. Hal terpenting yang harus segera kamu lakukan ialah jangan ragu cerita ke orang terdekat jika kamu mulai merasa adanya tindak kekerasan dalam hubungan. Sahabat atau bahkan keluarga bisa jadi tempat aman untuk Anda dalam menghadapi kekasih yang kasar.

Tak menutup kemungkinan pacara yang suka kasar dan kekerasan itu akan meneror kamu apabila ditinggalkan. Jadi, persiapkan amunisi bantuan yang cukup ketika memutuskan untuk meninggalkan pria brengsek itu.

Komentar

About Bhagas Dani

Ojo dumeh. Pseudo-analis sok asyik.

Check Also

hari valentine

Menikmati Hari Valentine Untuk Kaum Jomblo

Kalender sudah menunjukkan kepada kita semua bahwa saat ini sudah memasuki bulan Februari, yang katanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *