Home / Tips / 10 Tips Mengelola Keuangan Mahasiswa

10 Tips Mengelola Keuangan Mahasiswa

debt student
Source : Google Image

Hai kawan-kawanku, hari yang cerah entah mendung hari ini. Saya ingin berbagi cerita dan sekaligus tips untuk para mahasiswa-mahasiswa yang ingin mengelola keuangan secara optimal. Saya juga sedang berkuliah di salah satu PTN di kota Malang. Setiap bulan saya digaji orang tua saya sebanyak 500-600rb/bulan tanpa bekerja. Sungguh mulia sekali orang tua kita yang tidak ragu memberikan gaji kepada kita secara cumu-cuma. So, jangan pernah sia-siakan atau menghamburkan uang yang telah diberikan kepada kalian. Orang tua kita sedang berinvestasi pendidikan kepada kita, guys. Jangan malu-maluin orang tua, buat mereka bangga.

Oke langsung saja, pertama-pertama bedakan antara “Kebutuhan” dan “Keinginan”, sudah pasti kalian bisa mengartikannya sendiri dan dapat membedakan antara kebutuhan primer dan sekunder. Setelah kalian mampu beradaptasi dengan kehidupan anak kost yang memang kadang menyengsarakan, mulai sekarang nikmati aja. Tips yang akan saya bagikan lebih cenderung untuk para cowok-cowok. Langsung aja saya buatkan list untuk tips-tipsnya:

1. Biasakanlah menabung. Dapat dengan sistem harian atau setiap bulan, misalnya menabung Rp1000/hari atau 10% gaji dari orang tua/bulan ditabungkan. Kebiasaan menabung jangan disepelekan, karena tabungan bisa dijadikan investasi kelak dan bisa untuk memenuhi “keinginan-keinginan” yang sekunder ataupun tersier. Jika, kalian sudah terbiasa menabung setiap hari atau bulan, maka kelak saat kalian sudah memiliki penghasilan sendiri (gaji) tidak akan boros dalam menggunakan gaji kalian. Orang yang tidak terbiasa dengan menabung jika diberi gaji berapapun pasti akan habis atau mungkin kurang sehingga utang kepada orang lain.

2. Tabungan tersebut bisa kalian simpan sendiri atau kalian tabungkan ke bank, tapi konsekuensi kalau ditabung di bank akan ada potongan setiap bulannya (sekarang solusinya adalah menabung di Bank-bank Syariah, karena tidak potongan administrasi tiap bulan). Jangan buru-buru menggunakan tabungan kalian untuk keinginan sesaat. Tapi, gunakan tabungan untuk ikut program-program investasi yang tersebar luas di seluruh dunia. Karena dengan investasi, uang yang kalian tabung tidak habis dimakan inflasi dan bisa berkembang, serta bisa kalian gunakan untuk persiapan modal usaha atau menikah nantinya tanpa tergantung oleh orang tua kalian lagi. Contoh berinvestasi dengan membeli emas batangan (buka http://www.logammulia.com dari PT Antam/Aneka Tambang, Tbk) atau bisa juga beli koin emas/dinar (buka http://geraidinar.com).

3. Hindarilah hutang! Seharusnya kalian lebih bijak dalam menggunakan uang dari orang tua kalian. Hutang hanya akan membuat kalian bergantung kepada orang lain dan tidak bisa menghargai orang lain. Lebih baik lagi jika kalian lebih sering bersedekah/berzakat kepada orang yang tidak mampu, karena ada pepatah “The More You Give, The More You Get”.

4. Makan 2x sehari sudah cukup dan utamakanlah sarapan, beri tenaga untuk tubuh dengan makanan yang bergizi dan kenyang pastinya. Kalau bisa beli magic jar dan masak nasi sendiri (beras bawa dari rumah), lauknya (sayur-sayuran) tinggal beli. Jangan sering makan mie instant,gak sehat!

5. Buatlah batasan pengeluaran tiap hari, misalnya 15rb/hari. Jadi, mau gak mau harus bisa nge-rem pengeluaran tiap hari kalau sudah 15rb. Apabila kalian kesusahan untuk melakukan tips ini, lebih baik kalian mengoptimalkan SmartPhone kalian dengan men-download aplikasi-aplikasi untuk mencatat pengeluaran kalian sehari-hari, contoh aplikasinya adalah Financius, Expense Manager, dan Depoza.

6. Berpuasa bagi mahasiswa-mahasiswa yang beragama Islam. Kalian bisa membiasakan untuk berpuasa sunnah setiap hari senin dan kamis. Terlihat banget ya kalau ngirit, tapi mau gimana lagi. Solusi ini emang agak sulit dilakukan, tapi coba dulu aja (itung-itung tirakat, bro).

7. Kalian juga bisa mencari beasiswa baik dari pihak universitas, pemerintah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, dll. Atau proyek-proyek riset dari Dikti (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi) dan lembaga-lembaga swasta.

8. Mulailah mencoba berwirausaha dan kerja sesuai dengan keahlian anda dan kemampuan finansial anda. Wirausaha dan pekerjaan yang biasanya diminati para mahasiswa adalah jualan pulsa, jualan kue-kue kering/basah, freelancer, translator, jadi pegawai part-time, dll. Hasil dari itu dapat dijadikan tambahan uang jajan dan jangan lupa sisihkan beberapa untuk ditabung.

9. Jika ada pengeluaran yang tidak terduga hitung dengan matang-matang. Intinya, kalian jangan sembrono dalam mengelola keuangan kalian. Setiap kali ada masalah pada finansial, jangan fokus pada masalah, tapi fokuslah pada solusinya.

10. Atur jadwal nongkrong. Jika kalian suka nongkrong sama teman-teman seperti ngopi di kafe atau jalan-jalan ke mall sama pacar, atur jadwal hanya 2x dalam seminggu (weekday 1x dan weekend 1x).

manage-your-money
Source : Google Image

Oke, saya kira sudah cukup untuk tips-tipsnya, tapi ingat tugas mahasiswa adalah belajar untuk berkarya, baik di dalam kampus atau setelah di luar kampus sebagai intrapreneur atau entrepreneur. Dan semoga kalian para mahasiswa (agent of change) yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca tulisan saya ini dapat berguna untuk nusa dan bangsa kelak, Amin. Akhir kalimat dari saya, Selamat mengelola uang jajan produktif kalian. Terima Kasih. Wassalam 🙂

Komentar

About Bhagas Dani

Ojo dumeh. Pseudo-analis sok asyik.

Check Also

pengurus ormawa

Pengurus Ormawa, Harusnya Bisa Menjadi Pelayan Rakyat

Resah ketika melihat para pengurus ormawa sibuk untuk mengedepankan hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *