Home / Hiburan / Pertanyaan Simpel yang Perlu Direnungkan!

Pertanyaan Simpel yang Perlu Direnungkan!

Pada suatu hari, ada seorang guru yang sedang berkumpul dengan murid-muridnya di dalam kelas sangat tengah jam pelajaran. Dalam kegiatan yang berjalan hikmat tersebut, Sang Guru mengajukan beberapa pertanyaan kepada murid-muridnya.

question of life
Source : http://www.greatquestions.org/

Pertanyaan pertama diajukan kepada para muridnya. Guru tersebut bertanya, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”

Banyak sekali macam jawaban dari murid-murid, di antaranya ada yang menjawab “orang tua”, “guru”, “teman”, “sahabat”, “pacar” dan “kerabatnya”. Namun, Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar dan tidak ada yang salah. Tetapi, tak lama kemudian guru tersebut melanjutkan penjelasannya. Guru tersebut mengatakan bahwa yang paling dekat dengan kita adalah “KEMATIAN”. Sebab kematian adalah hal yang pasti akan kita semua alami.

Kemudian, Sang Guru meneruskan pertanyaan yang kedua, “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”

Murid-muridnya ada yang menjawab “Negara Cina”, “bulan”, “matahari”, dan “bintang-bintang”. Sang Guru tersebut mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju dengan jawaban para muridnya, menyusul Sang Guru tersebut menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan oleh semua muridnya adalah benar. Tetapi, kemudian guru tersebut menjelaskan bahwa jawaban yang paling benar adalah “MASA LALU”. Lanjut Sang Guru, “Siapa pun kita, bagaimana pun kita dan betapa kayanya harta kita, tetap saja kita tidak bisa kembali ke masa lalu, sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang.

Sang Guru kembali mengajukan pertanyaan ketiga kepada muridnya, “Apa yang paling besar di dunia ini?”

Murid-muridnya ada yang menjawab “gunung”, ada yang menjawab“bumi” dan ada pula yang menjawab “matahari”. Menurut Sang Guru tersebut, memang semua jawaban dari murid-muridnya benar semua. Guru tersebut menjelaskan lagi, “Tetapi, yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “NAFSU”. Banyak manusia menjadi celaka karena selalu menuruti hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini. Jangan sampai nafsu kita membawa kita ke neraka atau kesengsaraan dunia dan akhirat.

Melanjutkan kalimatnya, Sang Guru kembali memberikan pertanyaan kepada muridnya. Guru tersebut bertanya, “Apa yang paling berat di dunia ini?”

Di antara muridnya ada yang menjawab “baja”, “”besi”, “mobil” dan “gajah”. “Semua jawaban dibenarkan pula oleh Sang Guru. Namun, guru tersebut menjelaskan bahwa jawaban dari muridnya tersebut hampir benar. Kata Sang Guru, “Tetapi, jawaban yang paling benar adalah “MEMEGANG AMANAH”. Banyak sekali orang-orang yang sering mengingkari janji sendiri, apalagi orang yang sangat mudahnya memberi janji kepada orang lain. Banyak juga orang yang dipercaya untuk melakukan amanah, tetapi orang tersebut tidak menjalankan amanah yang sudah dipengang.

Setelah mendengar penjelasan dari guru tersebut, para murid mulai memahami apa yang sudah dijelaskan oleh gurunya tersebut. Kemudian para murid mulai semangat untuk menjawab pertanyaan selanjutnya yang akan diajukan oleh gurunya. Para murid tersebut mulai tidak sabar untuk menjawab pertanyaan dari Sang Guru.
Tahu para murid mulai antusias, maka guru tersebut melanjutkan kembali dengan mengajukan pertanyaan, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”

Di antara para murid yang semangat tersebut, ada yang menjawab “kapas”, “angin”, “debu” dan “daun-daunan”. “Semua jawaban itu benar”, kembali Sang Guru membenarkan jawaban dari murid-muridnya. Melihat gurunya tersenyum, ada salah satu murid yang bertanya, “Apa jawaban yang paling benar?”. “Nah jawabannya, yang paling ringan di dunia ini adalah “MENINGGALKAN IBADAH”, lanjut Sang Guru. Para murid banyak yang terdiam dan terlihat malu. Namun gurunya tetap saja tersenyum melihat tingkah laku para muridnya.

“Nah, sekarang pertanyaan terakhir. Tolong didengarkan baik-baik dan dipikirkan sebelum menjawab ya. nanti saya kasih hadiah lho.” Kata Sang Guru. Pertanyaan terakhir dari guru tersebut, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”

Murid-muridnya menjawab dengan serentak… “PEDANG…!!!” Bahkan ada juga yang menyeletuk menjawab “pisau” dan “silet”.“Jawaban kalian hampir benar. hehehe…”, kata Sang Guru sambil tertawa karena mendengar jawaban muridnya yang serempak. “Tetapi, yang paling tajam di dunia ini adalah “LIDAH MANUSIA”. “Karena, hanya dengan melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan orang lain, bahkan saudaranya sendiri.” Lanjut Sang Guru.

Murid-murid tersebut terenyuh mendengar semua jawaban dan penjelasan yang diberikan oleh gurunya. Mereka mulai berpikir kembali dan merenungkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah diberikan oleh guru mereka. Jawaban mereka memang benar, tapi jawaban dari gurunya tidak hanya terasa benar, tetapi terasa seperti sebuah pembelajaran untuk mereka sebagai generasi muda bangsa yang sedang berjalan menuju masa depan.

Bagaimana dengan anda sendiri yang membaca cerita ini? Apakah menurut Anda pertanyaan yang diberikan Sang Guru dan jawabannya benar-benar sesuai? Tolong, renungkanlah pertanyaan tersebut, pikirkan dalam kepala dan hayati dalam diri Anda. Sebagai manusia, kita memang tidak bisa untuk menjadi sempurna, tapi setidaknya kita bisa untuk terus belajar menjadi lebih baik dan semakin baik lagi.

Komentar

About Bakti Suryo

Pengembara spiritual

Check Also

pengurus ormawa

Pengurus Ormawa, Harusnya Bisa Menjadi Pelayan Rakyat

Resah ketika melihat para pengurus ormawa sibuk untuk mengedepankan hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi pada …

One comment

  1. Semua Itu adalah perkataan ulama besar Imam Ghazali pada murid2nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *