Home / Hiburan / Ambisi Myles Turner Jadi Pemain Bertahan Terbaik di NBA

Ambisi Myles Turner Jadi Pemain Bertahan Terbaik di NBA

myles turner
Source: Google Images

Di sisi lain, Myles Turner juga terus mendapatkan sorotan karena peformanya. Ini terjadi ketika rekan setimnya, Domantas Sabonis tampil memukau di musim 2019/2020.

Siapa pemain bertahan terbaik di NBA saat ini?. Tiga jawaban teratas kemungkinan besar adalah Giannis Antetokoumpo, Anthony Davis dan Rudy Gobert. Namun, ada satu pemain bertahan yang masih relatif muda dan punya potensi besar untuk meraih gelar Defensive Player of the Year, yakni Myles Turner.

Myles Turner adalah center Indiana Pacers. Pemain kelahiran 1995 itu dipilih oleh Pacers di NBA Draft 2015 pada urutan ke-11. Saat dipilih, usia Turner baru menginjak 19 tahun. Meski bukan berada di 10 besar NBA Draft, Myles Turner mampu membuktikan diri sebagai pebasket dengan prospek bagus.

Indiana Pacers memang sangat tepat memilih Myles Turner. Dia datang di saat Pacers membutuhkan tambahan bantuan di sektor pertahanan. Tepatnya setelah sepeninggal Roy Hibbert. Myles Turner jadi pilihan terbaik Pacers di posisi center setelah Hibert hengkang.

Dalam waktu sekejap, Turner mampu berpadu dengan gaya permainan Indiana Pacers. Pada musim pertamanya atau rookie season, Myles Turner tampil di 60 laga di mana setengahnya adalah sebagai starter. Di musim perdananya itu, Turner mencatatkan 10.3 point dan 5.5 rebound per laga. Untuk seorang rookie, catatan ini cukup mengesankan. Apalagi ditambah dengan fakta bahwa Indiana Pacers lolos ke Playoff. Meskipun harus menyerah dari Toronto Raptors di babak pertama.

Ledakan peforma Turner terjadi di musim keduanya. Pada musim 2016/2107, Turner tampil dengan sangat prima. Dia tampil di 81 laga Indiana Pacers musim reguler. Semuanya sebagai starter. Catatan statistiknya melompat tajam. Di musim ini Turner mencatatkan 14.5 point dan 7.3 rebound per laga. Ini masih ditambah dengan rata-rata 2 block per laga.

Sayang seribu sayang, ledakan peforma Turner tak bisa mengantarkan Pacers melaju lebih jauh di babak playoff. Langkah Pacers kembali terhenti di babak pertama. Kali ini mereka kalah telak dari Cleveland Cavaliers yang dipimpin LeBron James.

Setelah tampil impresif di musim keduanya, Turner kembali mencuri perhatian di musim 2018/2019. Dia sukses jadi pemimpin daftar block di musim reguler NBA. Di musim itu, Turner membukukan 199 block dari 74 pertandingan, dengan rata-rata 2.69 block per laga. Ini adalah prestasi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Namanya bersanding dengan deretan legenda NBA macam Dikembe Motumbo, David Robinson, Hakeem Olajuwon, Alonzo Mourning, hingga Dwight Howard.

Meski mencatatkan beberapa torehan individu yang luar biasa, masih ada beberapa catatan minor dalam karir Myles Turner. Yakni rekornya di babak playoff. Rekor Myles Turner bersama Indiana Pacers di playoff memang buruk. Dari 2016 hingga 2019, Turner dan Pacers langkahnya selalu terhenti di babak pertama. Di musim 2017/2018 serta 2018/2019, Turner dan Pacers kembali secara berturut-turut harus mengakui keunggulan Cleveland dan Boston Celtics.

Ini jadi pekerjaan rumah besar bagi Myles Turner yang notabene adalah kapten Indiana Pacers. Di pundaknya tertanam harapan yang tinggi menjulang dari para pendukung Indiana Pacers.

Di sisi lain, Myles Turner juga terus mendapatkan sorotan karena peformanya. Ini terjadi ketika rekan setimnya, Domantas Sabonis tampil memukau di musim 2019/2020. Keduanya sama-sama berposisi sebagai center. Namun, peforma Sabonis justru tampil jauh lebih menonjol. Ia pun lebih dulu dipilih dalam All Star NBA dibandingkan dengan Myles Turner.

Sebenarnya, Turner dan Sabonis bisa saja tampil berbarengan. Salah satu dari pemain itu bisa ditempatkan sebagai Power Forward. Namun formula itu masih harus diuji lebih jauh lagi. Apakah lebih efektif, atau justru malah merugikan Indiana Pacers di lapangan.

Menanjaknya penampilan Sabonis mau tidak mau membuat Myles Turner harus menunjukkan kapasitas lebihnya. Ini adalah saat yang tepat bagi Turner untuk memberikan bukti bahwa dirinya layak jadi pemimpin dan andalan utama Indiana Pacers di NBA.

Masih banyak waktu bagi Turner untuk meningkatkan kualitasnya, sekaligus meraih gelar pemain bertahan terbaik di NBA. Konsistensi permainan serta peforma apik di playoff jadi syarat utama yang harus dipenuhi Turner untuk jadi Defensive Player of the Year.

Komentar

About Mahfudin Akbar

Penggila sportainment yang suka balapan dengan bus dan truk tronton di jalur Pantura.

Check Also

la lakers

Nasib dan Masa Depan LA Lakers di Tangan LeBron James

Usia LeBron James memang sudah tak muda lagi. Lalu bagaimana nasib LA Lakers?. James masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *